Jumat, 27 Juni 2014

Seminar Mendongeng Islami”Perenting With Story Telling” Pada hari Sabtu, tanggal 31 Mei 2014 pukul 08.00 WIB. HMP PGSD mengadakan seminar dengan judul “Perenting With Story Telling”. Yang di selenggarakan di hall FEB. Acara ini mengundang dua pembicara yang terkenal yaitu Dwi Budiyanto, S.Pd seorang dosen UNY dan ahli parenting serta Wuntat Wawan sembodo, S.Pd seorang pendongeng nasional. kedua pembicara tersebut berasal dari yogyakarta. Dalam acara mendongeng islami di moderatori oleh saudara Andi dan juga pembawa acara saudara Bagas serta saudari Ayu Retno. Ketua panitia yaitu saudara Muhammad Khabib Baikuni memberikan sambutan kepada seluruh peserta seminar mendongeng islami. Kemudian di lanjutkan ketua HMP PGSD, serta ketua Program Studi PGSD yaitu Bp. Samino. Memasuki acara inti pembicara yang pertama yaitu Dwi Budiyanto, S.Pd menyampaikan materinya. Sebelum mengijak pembawaan materi yang kedua dari panitia menyajikan sebuah lagu kepada seluruh peserta yang hadir agar tidak merasa bosan. kemudian dilanjutakan pembicara yang kedua yaitu Wuntat Wawan Sembodo, S.Pd dengan materi melalui bercerita kita ada komunikasi dengan orang lain. Pada seminar ini peserta yang terdiri dari mahasiswa,guru dan dosen dia ajari trik-trik mendongeng agar peserta didik tidak merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran. Dengan mendongeng kita bisa menarik simpati kepada anak untuk berbuat baik. Seperti halnya yang telah di sampaikan oleh kak Wutat memberikan contoh adab makan dan minum yang benar, yaitu memberikan contoh adab makan dan minum yang benar dan salah. Kalau yang benar kita makan atau minum di awali dengan membaca do’a dan pada saat kita makan atau minum harus duduk. Jika kita makan atau minum sambil berdiri maka kita seperti kucing. Dari disini kita bisa mensusgesti anak untuk berperilaku yang baik dan sopan. Jadi kita sebagai calon guru maupun guru harus mampu mendongeng walau pun itu sulit. Kak wuntat meberikan metode kepada seluruh peserta seminar tentang mendongeng. Supaya para peserta mampu mendongeng walau simple.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar